Selasa, 20 September 2011

Sistem Informasi dalam Bisnis

Sistem Informasi dalam Kegiatan Bisnis Saat Ini

1. Peranan Sistem Informasi Dalam Bisnis Saat ini
                  Sistem informasi menjadi hal yang sangat diperlukan dewasa ini, terutama dalam menjalankan bisnis saat ini, apalagi dengan  perubahan ekonomi menuju globalisasi, mau tidak mau perusahaan harus mengubah pola pikir menjadi perusahaan terdepan atau tergilas oleh persaingan, karena tidak siapnya menerima perubahan. hal ini tidak saja dialami oleh perusahaan-perusahaan besar, tapi juga perusahaan kecil. Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak perusahaan bergantung pada sistem informasi. Apalagi perusahaan yang tetap ingin menjaga kelangsungan hidup perusahaan itu sendiri, maka sangatlah sulit jika tanpa penggunaan luas dari teknologi informasi.
Bagaimana system informasi mengubah bisnis?
Anda dapat melihat hasil dari pengeluaran besar atas teknologi dan system informasi di sekeliling Anda setiap hari dengan mengamati bagaimana orang menjalankan bisnisnya.
 Perubahan besar terjadi di pasar media. Lebih dari 35 juta orang membaca berita di Internet yang telah menyebabkan jumlah pembaca surat kabar terus menurun. Tiga puluh juta orang Amerika kini membaca blog, dan 8 juta orang menulis blog yang menciptakan ledakan penulis-penulis baru dan bentuk baru dari umpan balik pelanggan yang tidak terjadi lima tahun lalu (Pew, 2005).
Masuknya Internet ke dalam system komunikasi internasional telah menurunkan biaya operasi pada tingkat global secara drastis. Pelanggan bisa berbelanja di pasar global, dengan harga dan informasi dengan kualitas andal selama 24 jam sehari.
Kesempatan untuk menuju globalisasi sangat terbuka bagi perusahaan-perusahaan yang mampu bersaing menjadi lebih kompetitif dan efisien dengan mengubag dirinya menjadi perusahaan digital, di mana perusahaan yang memiliki hubungan penting terhadap pelanggan, pemasok dan karyawan secara digital. Perusahaan digital merasakan dan tanggap atas lingkungannya lebih cepat ketimbang perusahaan tradisional, hal ini memberikan kemampuan yang lebih fleksibel bagi perusahaan yang mau melakukan perubahan ini.
Tujuan bisnis strategis system informasi?
·         Keunggulan Operasional
Perusahaan terus melakukan perbaikan efisiensi operasi mereka dengan tujuan mencapai profitabilitas yang lenih tinggi. System dan teknologi informasi adalah beberapa perangkat penting yang tersedia bagi manajer untuk mencapai tingkat efesiensi dan produkrifitas yang lebih tinggi dalam operasi bisnis, khususnya saat digabungkan dengan perubahan dalam praktik bisnis dan perilaku manajemen.
·         Produk, Jasa, dan Model Bisnis Baru
Teknologi dan system informasi merupakan alat penting bagi perusahaan untuk menciptakan produk dan jasa baru sebagaimana model bisnis yang benar-benar baru. Model bisnis merupakan cara perusahaan memproduksi, menyampaikan, dan menjual produk atau jasa untuk menciptakan keuntungan.
·         Hubungan Pelanggan dengan Pemasok
Jika bisnis memahami dan melayani para pelanggannya dengan baik, memahami bagaimana mereka ingin dilayani, pelanggan biasanya akan kembali dan membeli lebih banyak. Hal ini akan meningkatakan pendapatan dan laba. Sama halnya dengan pemasok: semakin terlibat suatu bisnis dengan pemasoknya, semakin lebuh baik pemaok menyediakan input vital. Hal ini akan menurunkan biaya. Permasalahan utama bagi bisnis dengan jutaan pelanggan offline dan online adalah bagaimana cara mengenal pelanggan dan pemasoknya.
·         Pengambilan Keputusan yang Semakin Baik
System dan teknologi informasi telah memungkinkan manajer menggunakan data terbaru dari pasar ketika akan mengambil keputusan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.
·         Keunggulan Kompetitif
Melakukan sesuatu lebih baik dari pesaing, harga lebih murah untuk produk unggulan, dan respons cepat dan terkini terhadap pelanggan dan pemasok, semuanya dapat meningkatkan penjualan dan laba yang tidak bias diikuti oleh para pesaing.
·         Kelangsungan Usaha
Perusahaan berinvestasi dalam system dan teknologi informasi karena perusahaan memang membutuhkannya untuk melakukan bisnis. Kadang kebutuhan ini di dorong olehperubahan dalam industry.
Apa itu Sistem  Informasi?
            System informasi (information system) secara teknis dapat di definisikan sebagai sekumpulan komponen yang saling berhubungan, mengumpulkan (atau mendapatkan), memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi untuk menunjang pengambilan keputusan dan pengawasan dalam suatu organisasi. Informasi (information) sendiri berarti data yang telah dibentuk menjadi sesuatu yang memiliki arti dan berguna bagi manusia.
Dimensi Sistem Informasi
·         Organisasi
System informasi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari organisasi. Malahan bagi sebagian perusahaan, seperti perusahaan pembuat laporan kredit, bisnisnya tidak akan berjalan tanpa sebuah system informasi. Manajemen tingkat senior (senior management) membuat keputusan strategis dalam jangka panjang tentang produk dan jasa serta memastikan kinerja finansial dari perusaahan. Manajemen tinglat menengah (middle management) akan menjalankan rencana dan program dari manajemen senior dan manajemen tingkat operasional (operational management) bertanggung jawab untuk mengawasi kegiatan harian bisnis. Aspek organisasi dari sistem informasi melibatkan hierarki organisasi, keahlian fungsional, proses bisnis, budaya, dan kelompok politis. 
·         Manajemen
Bagian penting dari tanggung jawab manajemen adalah kerja kreatif yang disebabkan oleh pengetahuan dan informasi baru. Teknologi informasi dapat memainkan peran penting dalam membantu para manajer untuk merancang dan menciptakan produk dan jasa baru dan mengelola serta merancang kembali organisasi. Aspek manajemen sistem informasi meliputi kepemimpinan , strategi, dan perilaku manajemen. 
·         Teknologi
Teknologi informasi merupakan salah satudari banyak alat yang digunakan manajer untuk menghadapi perubahan. Aspek teknologi terdiri atas peranti keras, peranti lunak komputer, teknologi manajemen data dan teknologi jaringan/telekomunikasi (termasuk internet).  
     

Artikel SMEIndonesia-Small Business

Pelaku UKM di Sabang Kecewa tak Dilibatkan dalam SIR 2011

SABANG – Ketua Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (AUMKM), Anwar Daud, dan Bayu dari Lembaga Pelestarian Seni Budaya Aceh (LPSBA) Sabang,  mengaku kecewa karena panitia Sabang International Regatta (SIR) 2011, tidak melibatkan masyarakat setempat dalam even tersebut. Menurut Anwar dan Bayu, kegiatan SIR yang dilaksanakan Kementerian Pariwisata cukup bagus karena telah membuat nama Sabang dikenal masyarakat luar negeri. Namun sayang, even itu tak melibatkan banyak warga Sabang.
“Di sabang banyak pemuda berbakat, dan punya potensi di bidang seni, penginapan dan kuliner. Tapi, untuk tenaga itu semuanya didatangkan dari luar,” keluh Bayu.
Pantauan Serambi, kemarin, sejumlah pedagang kain dari Banda Aceh  memanfaatkan momen ini.  Namun Panitia mengingatkan agar pedagang hanya beroperasi di Play Ground, bukan di Sabang Fair.
Terkait kekecewaan itu, Sekretaris Panitia Lokal SIR 2011, M Ali Taufik MM, mengatakan panitia lokal hanya menyediakan tempat, sementara teknis pelaksanaan seluruhnya ditangani Event Organizer (EO) dari Jakarta. “Kami mohon maaf dan harap maklum. Tapi, even ini akan ada manfaat bagi warga apalagi banyak pengunjung dan peserta berada lama di Sabang,” katanya.
Sementara itu, 26 yacth (kapal layar) peserta SIR 2011 dilaporkan sudah berangkat dari Langkawi, Malaysia. Para peserta diperkirakan tiba di Sabang, Minggu (18/9). Sedangkan persiapan yang dilakukan panitia di kawasan Pantai Gapang sudah mencapai 95 persen.
Anggota tim pertandingan, Amri Laut dari Kementerian Pariwisata yang dijumpai di Gapang Resort, mengatakan dari 26 kapal, salah satunya milik warga Kanada sudah sampai di Teluk Sabang, karena tidak masuk Langkawi. Alasannya karena sudah swring ke sana dan langsung ke Sabang.(gun)
LINK: http://www.aceh.tribunnews.com/2011/09/18/pelaku-ukm-di-sabang-kecewa-tak-dilibatkan-dalam-sir-2011